
Album "Let's Dance" (2018 Remaster) karya legenda musik David Bowie adalah sebuah karya yang memadukan unsur glam rock dan art rock. Dirilis pertama kali pada tanggal 14 April 1983 melalui label Parlophone UK, album ini telah mengalami remaster terbaru pada tahun 2018, sehingga memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih segar dan berkualitas bagi para penggemar maupun pendengar baru.
Gambaran Umum dan Genre
Dengan dua genre utama yaitu glam rock dan art rock, album ini menampilkan keberanian Bowie dalam bereksplorasi dan berekspresi melalui musiknya. Setiap lagu memiliki makna mendalam dan berasal dari kisah dan pengalaman yang beragam, menampilkan kedalaman emosional dan kritik sosial yang relevan hingga saat ini.
Daftar Lagu dan Maknanya
- Modern Love - 2018 Remaster
- China Girl - 2018 Remaster
- Let's Dance - 2018 Remaster
- Without You - 2018 Remaster
- Ricochet - 2018 Remaster
- Criminal World - 2018 Remaster
- Cat People (Putting Out Fire) - 2018 Remaster
- Shake It - 2018 Remaster
Makna lagu ini menunjukkan ketidakpercayaan terhadap konsep modern love yang hanya didasarkan pada pesona tanpa kedalaman emosional atau spiritual. Lagu ini juga menyiratkan keteguhan untuk tetap memegang teguh nilai dan iman tradisional di tengah arus modernisasi.
Lagu ini menggambarkan ketidakstabilan emosional dan obsesi terhadap seorang wanita bernama China girl. Melalui liriknya, terdala gambaran kompleks tentang keinginan, kekacauan internal, dan simbolisme yang mendalam, menampilkan konflik dan obsesi yang membara.
Judul lagu ini menjadi simbol ekspresi cinta dan keberanian untuk mengekspresikan perasaan. Dengan suasana romantis dan penuh kehangatan, lagu ini mengajak pendengar untuk menikmati momen menari di bawah cahaya bulan, merasa aman dan nyaman bersama pasangan tanpa rasa takut kehilangan.
Menyentuh tema perjuangan dan ketergantungan emosional, lagu ini mengisahkan kekuatan yang diperoleh dari kehadiran orang tercinta saat menghadapi masa sulit dan keputusasaan. Cinta di sini menjadi sumber harapan dan kekuatan yang menyemangati menjalani hari-hari.
Lagu ini mengangkat realitas sosial yang penuh ketidakadilan, ketakutan, dan penindasan. Melalui narasi yang tegas, lagu ini mencerminkan kehidupan yang terjebak dalam prasangka dan kemiskinan, serta keinginan manusia untuk diingat dan merasa bermakna di tengah situasi keras dan menindas.
Dengan tema dunia yang penuh misteri dan karakter yang bersifat aji mumpung, lagu ini menyingkap identitas dan moralitas yang kabur. Gaya hidup keras dan penuh konflik di kalangan generasi muda dan perempuan yang berjuang menyesuaikan diri tercermin kuat dalam lagu ini, memperlihatkan suasana dunia yang tak terduga dan keras.
Lagu ini menyentuh kelelahan dan trauma mendalam dari pengalaman hidup yang penuh tantangan, diibaratkan seperti memadamkan api dengan bensin. Citra mata yang tajam dan emosional dipakai untuk menyampaikan perjuangan bertahan di tengah luka dan kehilangan yang mendalam.
Dengan nuansa kebebasan dan kegembiraan, lagu ini menjadi metafora untuk menikmati hidup melalui tarian dan sikap percaya diri. Elemen romansa serta keinginan untuk menemukan makna dalam setiap momen hidup diungkapkan melalui ajakan "shake it", sebagai upaya menjaga semangat di tengah ketidakpastian.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, "Let's Dance" (2018 Remaster) merupakan karya penting dari David Bowie yang berhasil menggabungkan unsur glam dan art rock dalam setiap lagunya. Melalui lirik dan makna yang mendalam, album ini tidak hanya menampilkan kreativitas Bowie dalam bereksplorasi musikal, tetapi juga sebagai cerminan refleksi sosial dan pribadi yang relevan di era 1980-an dan tetap relevan hingga saat ini. Sebuah karya yang layak didengarkan dan dianggap sebagai salah satu pencapaian besar Bowie dalam perjalanan musiknya.














































