Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Review Lagu • 1 tahun lalu
Album Artwork
Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan
2024 • 2:58 • Track 1/8
Bernadya
  • Tentang
  • Lirik
  • Review
  • Tracklist
  • Komentar
Makna Lagu
Lagu ini menggambarkan rasa sakit dan kesedihan seseorang yang ditinggal oleh orang tercinta. Meskipun berharap bisa move on, ia merasa terjebak dalam kenangan dan kesedihan setiap harinya. Dengan harapan suatu saat bisa merelakan, ia merenungkan perjalanan emosional yang harus dilaluinya untuk menemukan kedamaian.
Makna Lirik
Ini yang takkan kau tahu
Betapa beratnya malamku tanpamu
Betapa ku berharap setiap malam jadi yang terakhir
Semoga ku hilang dalam tidurku

Lirik ini menggambarkan kedalaman rasa kesepian dan kerinduan seseorang yang kehilangan or... tampilkan semua

Tak harapkan hari baru
Pagi jadi yang paling berat untukku
Harus bangun dan terima kenyataan semua t'lah berbeda
Sialnya, hidup harus tetap berjalan

Di sini, lirik mengekspresikan perasaan putus asa dan keengganan untuk menghadapi kenyataa... tampilkan semua

Mungkin sebentar lagi ku bisa, kuterima
Waktuku, peranku dalam hidupmu selesai

Lirik ini merupakan ungkapan harapan dan penerimaan pelan-pelan terhadap keadaan yang tida... tampilkan semua

Nanti di lain hari, nanti di lain bumi
Saat sudah rela hati ini
Ku ceritakan jalan-jalan yang kutempuh sampai ku bisa relakanmu pergi

Lirik ini memberikan harapan akan masa depan, di mana penulis berharap akan datang waktu d... tampilkan semua

Masih jauh dari sembuh
Sudah gila meski tak separah itu
Masih bangun dan t'rima kenyataan

Lirik ini menggambarkan kondisi emosional yang rumit, di mana penulis merasa belum sepenuh... tampilkan semua

Sudah bukan aku yang isi harimu
Sudah bukan aku alasan senyummu
Sudah hilang semua mimpi yang kita bangun dulu

Lirik ini adalah refleksi kesedihan dan perasaan ditinggalkan, di mana penulis merindukan ... tampilkan semua

Review Lagu
Lagu "Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan" karya Bernadya membawa pendengar pada sebuah perjalanan emosional yang menggambarkan kesedihan dan kehilangan. Melalui liriknya, Bernadya mengekspresikan kerinduan yang mendalam dan kesakitan akibat kehilangan seseorang yang sangat berarti. Setiap bait lirik mencerminkan perasaan kompleks yang sering dialami seseorang setelah perpisahan.

Nuansa Kesedihan yang Dalam

Dari pembukaan lagu, kita disuguhi dengan ungkapan betapa beratnya malam tanpa kehadiran orang yang dicintai. Lirik "Betapa beratnya malamku tanpamu" menunjukkan betapa melelahkannya rasa kehilangan itu, menciptakan suasana yang kelam dan melankolis.
Lanjut ke bait berikutnya, terdapat harapan akan akhir dari rasa sakit tersebut: "Semoga ku hilang dalam tidurku." Kalimat ini bukan hanya menunjukkan keinginan untuk melupakan, tetapi juga mencerminkan keputusasaan untuk tidak menghadapi kenyataan pahit yang ada di depan mata.

Menerima Kenyataan yang Pahit

Mistis dari lirik ini kemudian berlanjut ke pengakuan akan kenyataan kehidupan yang harus dilalui. Frasa "Harus bangun dan terima kenyataan semua t'lah berbeda" mencerminkan proses penerimaan yang sulit. Ketika kehilangan seseorang, dunia seolah kehilangan warnanya, dan kebangkitan di pagi hari menjadi beban tersendiri.
Rasa sakit ini adalah bagian dari perjalanan hidup, di mana kesedihan dan keharusan untuk melanjutkan hidup sering kali bertabrakan. Bernadya mengekspresikan perasaan tersebut dengan sangat mendalam, menciptakan ikatan emosional yang kuat dengan pendengar.

Perjalanan Emosional Menuju Relakan

Di bagian tengah lagu, ada pengharapan untuk masa depan. Lirik "Mungkin sebentar lagi ku bisa, kuterima" menunjukkan bahwa meskipun saat ini sulit, ada kemungkinan untuk sembuh. Namun, proses ini bukanlah hal yang instan; memerlukan waktu dan penerimaan.

  • "Nanti di lain hari, nanti di lain bumi" - Ungkapan ini memberikan nuansa harapan untuk jangka waktu yang tidak definite, menegaskan bahwa setiap orang membutuhkan waktu untuk berproses.

  • "Ku ceritakan jalan-jalan yang kutempuh sampai ku bisa relakanmu pergi" - Di sini, Bernadya menggambarkan perjalanan emosional yang harus dilalui sebelum bisa melepaskan orang yang dicintai.

Refleksi Tentang Kehilangan

Lagu ini terus berlanjut dengan eksplorasi lebih lanjut tentang perasaan kehilangan. "Sudah bukan aku yang isi harimu" dan "Sudah bukan aku alasan senyummu" merangkum rasa sakit yang dialami ketika menyadari bahwa peran kita dalam hidup seseorang telah berakhir. Ada elemen penyesalan, nostalgia, dan juga ketidakberdayaan dalam menghadapi kenyataan tersebut.
Dengan lirik yang puitis, Bernadya mengajak pendengar untuk merasakan setiap bait. Penyampaian yang emosional dan lirik yang relatable membuat lagu ini mampu menyentuh hati banyak orang yang pernah merasakan kehilangan.

Kesimpulan

"Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan" adalah sebuah karya yang mendalam dan penuh dengan emosi. Bernadya berhasil mengisahkan perjalanan dari kesedihan menuju penerimaan dengan indah. Melalui lagu ini, pendengar tidak hanya mendapatkan gambaran tentang kehilangan, tetapi juga keyakinan bahwa masa depan yang lebih baik mungkin masih ada. Lagu ini mengingatkan kita bahwa meskipun hidup sering kali memberi kita tantangan yang berat, penerimaan dan harapan akan selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan hidup kita.
Tracklist Album

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto