
Pengenalan
Album 'No Need To Argue' yang dirilis oleh The Cranberries dalam versi remastered pada 13 November 2020, merupakan salah satu karya ikonik dari band asal Irlandia ini. Dikenal dengan lirik yang puitis dan emosional, album ini menghadirkan refleksi mendalam tentang kehilangan dan hubungan manusia. Diterbitkan di bawah label UMC (Universal Music Catalogue), album ini kembali hadir untuk mengajak pendengar merasakan nuansa yang sama dengan sentuhan baru.
Tracklist dan Makna di Balik Setiap Lagu
- 1. Ode To My Family: Lagu ini menggambarkan perasaan kehilangan dan kerinduan akan perhatian dari orang tua, serta merefleksikan perjalanan hidup yang penuh liku.
- 2. I Can't Be With You: Mengisahkan tentang kerinduan dan kesedihan akibat perpisahan, penyanyi mengenang kenangan indah dalam hubungan yang telah berlalu.
- 3. Twenty One: Menyampaikan penyesalan atas akhir sebuah hubungan, dengan simbol angkanya mencerminkan harapan dan pencarian identitas diri.
- 4. Zombie: Menggugah kesadaran akan dampak konflik dan kekerasan, lagu ini mempertanyakan identitas dan tanggung jawab kolektif terhadap situasi di masyarakat.
- 5. Empty: Mengungkapkan perasaan kehilangan yang mendalam, serta kerinduan akan pengakuan dan dukungan dari orang terkasih.
- 6. Everything I Said: Refleksi tentang kesepian emosional dalam hubungan rumit, serta harapan untuk bisa move on meskipun masih terikat rasa sakit.
- 7. The Icicle Melts: Mengeksplorasi kehilangan seorang anak dan harapan untuk reunifikasi, liriknya mencerminkan bahwa berduka adalah bagian dari perjalanan hidup.
- 8. Disappointment: Menyoroti kekecewaan mendalam akibat pilihan yang menyakitkan dalam hubungan, sekaligus harapan untuk mengatasi rasa sakit itu.
- 9. Ridiculous Thoughts: Menceritakan keraguan dalam sebuah hubungan dan pentingnya dukungan timbal balik, sekaligus mengisyaratkan kesedihan dan ketidakpercayaan.
- 10. Dreaming My Dreams: Menekankan harapan dalam hubungan intim, di mana pasangan saling memberikan dukungan emosional dan menciptakan ruang aman.
- 11. Yeats' Grave: Refleksi terhadap kehilangan dan rindu akan cinta yang tak terbalas, berakar dari konteks sejarah dan perjuangan.
- 12. Daffodil Lament: Menggambarkan perjuangan menghadapi akhir hubungan, namun tetap berpegang pada harapan meski dalam kesedihan.
- 13. No Need To Argue: Penutup album yang mengungkapkan rasa sakit dan penyesalan, sekaligus penghargaan terhadap cinta yang telah ada.
Kesimpulan
Remaster dari album 'No Need To Argue' ini memberikan kesempatan bagi pendengar baru dan lama untuk menikmati lagu-lagu yang penuh emosi dengan kualitas suara yang lebih baik. Melalui lirik yang mendalam, The Cranberries berhasil menggugah perasaan dan membawa kembali kenangan akan cinta, kehilangan, dan harapan yang tiada henti. Dengan penampilan yang kuat dan penuh perasaan, album ini tetap relevan dan menyentuh hati berbagai generasi.















































