
- 1Love Me More3:23
- 2No God3:17
- 3Hurting Interlude0:18
- 4Lose You3:10
- 5Perfect (feat. Jessie Reyez)3:51
- 6Unholy (feat. Kim Petras)2:36
- 7How To Cry2:40
- 8Six Shots2:30
- 9Gimme (feat. Koffee & Jessie Reyez)2:49
- 10Dorothy's Interlude0:08
- 11I'm Not Here To Make Friends3:49
- 12Gloria1:50
- 13Who We Love (feat. Ed Sheeran)2:42
Album "Gloria" yang dirilis pada 27 Januari 2023 oleh Sam Smith adalah karya yang memadukan genre pop dan UK pop, di bawah naungan Capitol Records UK / EMI. Dalam album ini, Sam Smith membawa pendengar pada perjalanan emotional yang mendalam dan reflektif, menawarkan narasi tentang cinta, penerimaan diri, serta tantangan yang dihadapi oleh individu, terutama dalam konteks komunitas LGBTQ+.
Tracklist dan Makna Setiap Lagu
- 1. Love Me More: Lagu pembuka ini mengeksplorasi tema pencarian cinta diri. Sam Smith menggambarkan perjalanan emosional yang melibatkan refleksi dan penerimaan, menekankan pentingnya mencintai diri sendiri.
- 2. No God: Dalam lagu ini, terdapat kritik terhadap orang yang bersikap superior dan mencoba mengontrol. Pesannya menggugah pendengar untuk memahami perspektif lain dan merendahkan diri.
- 3. Hurting Interlude: Sebuah interlude yang menyentuh, menggambarkan kesedihan yang dialami oleh individu LGBTQ+ dalam berjuang mengekspresikan perasaan mereka akibat stigma sosial.
- 4. Lose You: Lagu ini mencerminkan ketidakpastian dalam hubungan yang bermasalah, dengan pengungkapkan rasa sakit dan ketidakberdayaan untuk kehilangan pasangan.
- 5. Perfect (feat. Jessie Reyez): Menggambarkan penerimaan diri, lagu ini menyoroti perjalanan menuju hubungan yang sehat, meski dengan segala ketidak sempurnaan.
- 6. Unholy (feat. Kim Petras): Tema pengkhianatan diangkat dalam lagu ini, di mana realitas pahit dalam sebuah hubungan dengan rahasia-rahasia kelam digambarkan dengan intens.
- 7. How To Cry: Menghadapi hubungan yang tidak seimbang, Sam Smith mengekspresikan sakit hati dan keputusan untuk melepaskan sesuatu yang tidak sehat.
- 8. Six Shots: Dinamika cinta yang kompleks ini mencerminkan kesenangan sekaligus rasa kesepian yang sering menyertai hubungan asmara.
- 9. Gimme (feat. Koffee & Jessie Reyez): Lagu yang penuh gairah ini menyoroti kerinduan dalam cinta dan permintaan mendalam untuk kedekatan.
- 10. Dorothy's Interlude: Mengangkat tema keberanian dan harapan hak LGBTQ+, lagu ini menyiratkan motto untuk memperjuangkan kebahagiaan dan penerimaan diri.
- 11. I'm Not Here To Make Friends: Menegaskan pentingnya mencintai diri sendiri sebelum menjalin hubungan dengan orang lain, Sam Smith mengungkapkan kerinduan untuk cinta yang lebih tulus.
- 12. Gloria: Lagu ini berkisar pada perjuangan dengan mental dan pentingnya keberanian dalam mengungkapkan jati diri, memberikan penghormatan pada sosok inspiratif bernama Gloria.
- 13. Who We Love (feat. Ed Sheeran): Menutup album dengan pesan positif, lagu ini mengeksplorasi kompleksitas cinta dan pentingnya mengikuti kata hati dalam menghadapi keraguan.
Pendekatan Emosional dan Tema
Album "Gloria" tidak hanya sekedar kumpulan lagu, tetapi juga sebuah narasi yang mendorong pendengar untuk merenungkan tentang cinta, identitas, dan penerimaan. Setiap track menyuguhkan emosi yang tulus, memperlihatkan perjuangan dan keindahan dari pengalaman hidup yang berbeda. Dengan nuansa yang kuat dan pesan yang mendalam, Sam Smith berhasil menciptakan sebuah karya yang relevan dengan tantangan yang dihadapi banyak orang saat ini.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, album "Gloria" oleh Sam Smith adalah pernyataan artistik yang kuat, menghimpun berbagai tema vital dalam kehidupan manusia. Melalui lagu-lagu yang menyentuh dan jujur, Smith menantang pendengar untuk memahami dan merayakan kompleksitas cinta dan identitas. Album ini layak untuk didengar, memberikan ruang bagi refleksi dan pemikiran, serta merayakan siapa kita sebenarnya.













































