Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Review Album • 1 tahun lalu
Album Artwork
Seperti Seharusnya
Noah
Alternative Rock, Pop
10 Lagu • 2012
Tentang
Album "Seperti Seharusnya" oleh Noah, dirilis pada 1 Januari 2012, mengusung genre rock alternatif dan pop Indonesia. Melalui lirik yang emosional, album ini mengeksplorasi tema cinta, perjuangan, dan kesepian, dengan lagu-lagu seperti "Separuh Aku" dan "Hidup Untukmu, Mati Tanpamu" yang menyentuh perasaan dan harapan.
Tracklist
© 2012 Musica Studio's
Review Album

Album "Seperti Seharusnya" merupakan karya dari band ternama Indonesia, Noah, yang dirilis pada tanggal 1 Januari 2012. Dengan label Musica Studio's, album ini menyajikan perpaduan genre indonesian alternative rock dan indonesian pop, menghasilkan suara yang segar dan dalam.

Dalam album ini, Noah menampilkan 10 lagu yang masing-masing menceritakan kisah emosional, menggugah semangat perjuangan, serta mengekspresikan cinta dalam berbagai dimensi. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai setiap lagu dalam album ini:

  • Raja Negeriku:

    Lagu pembuka ini menggabungkan puisi dan kutipan dari sosok legendaris Soekarno. Dengan lirik yang menggugah semangat, lagu ini menggambarkan rasa sakit dan harapan bangsa Indonesia untuk bersatu dan berjuang demi masa depan yang lebih cerah. Membawa nuansa patriotik yang kental, "Raja Negeriku" adalah panggilan untuk kembali kepada esensi perjuangan.

  • Jika Engkau:

    Dalam lagu ini, narator mengungkapkan rasa bersalah dan kesedihan saat menghadapi kenyataan kehilangan. Dia berusaha meyakinkan pasangannya mengenai betapa berharganya hubungan mereka meski kata-kata kerap tak terucap. Suasana melankolis yang menyentuh menjadi inti dari lagu ini.

  • Separuh Aku:

    Memfokuskan pada tema cinta yang mendalam, "Separuh Aku" menggambarkan upaya narator untuk memberikan dukungan kepada orang yang terluka akibat hubungan rumit. Narasi ini menunjukkan betapa pentingnya kehadiran orang tersayang dalam hidupnya, melukiskan perasaan saling memiliki meski dalam keadaan yang sulit.

  • Hidup Untukmu, Mati Tanpamu:

    Lagu ini adalah ungkapan emosional yang dalam, di mana narator merasakan kehidupan dan kematian yang saling terkait dengan sosok yang dicintainya. Meski keduanya mengalami suka dan duka, narator akhirnya menyadari bahwa cinta tak selalu dapat memiliki, tetapi mencintai itu sendiri sudah merupakan sebuah keberadaan yang berarti.

  • Ini Cinta:

    Melalui "Ini Cinta", Noah mengekspresikan ketulusan perasaan. Lagu ini berusaha meyakinkan bahwa cinta yang dirasakan adalah murni dan tidak sekadar nafsu semata. Dengan melodi yang lembut, narator menegaskan kebenaran perasaannya, menjadikan lagu ini sebagai penyampaian cinta yang tulus.

  • Terbangun Sendiri:

    Kesan kesepian dan kehilangan sangat kuat dalam lagu ini. Narator merindukan masa-masa indah yang telah berlalu, terjebak dalam rasa duka tanpa orang yang dicintainya. Dengan lirik yang menyentuh, "Terbangun Sendiri" menggambarkan betapa sulitnya menghadapi dunia tanpa kehadiran orang tercinta.

  • Demi Kita:

    Lagu "Demi Kita" menggambarkan tantangan seseorang dalam merasakan cinta sejati. Narator berusaha memahami dan membuka hati agar cinta dapat hadir, dengan nuansa yang penuh harapan. Tema yang diangkat mendorong pendengar untuk tidak takut mengeksplorasi perasaan mereka.

  • Tak Lagi Sama:

    Lagu ini mencerminkan betapa pentingnya kehadiran seseorang dalam hidup narator. Tanpa orang itu, rasa tenang dan kenyamanan menghilang. "Tak Lagi Sama" menjadi pengingat akan nilai hubungan yang sejati dan bagaimana kehilangan bisa membawa kesedihan yang dalam.

  • Puisi Adinda:

    Menutup album, "Puisi Adinda" menyiratkan kedamaian yang muncul dari cinta. Narator berharap untuk menghindari konfrontasi dan memelihara kebahagiaan serta harapan untuk masa depan yang lebih baik. Lagu ini menjadi simbol harapan untuk menjaga hubungan yang harmonis.

Secara keseluruhan, album "Seperti Seharusnya" oleh Noah bukan hanya sekadar kompilasi lagu, tetapi merupakan perjalanan emosional yang dalam. Dengan lirik yang puitis dan melodi yang bertenaga, album ini berhasil menangkap berbagai nuansa cinta, kehilangan, dan harapan yang dialami dalam kehidupan sehari-hari. Album ini layak mendapat tempat istimewa dalam setiap koleksi pecinta musik Indonesia, terutama bagi mereka yang menghargai seni bercerita melalui lagu.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto