
Album 'Egg in the Backseat' yang dirilis pada 22 Juli 2022 oleh Em Beihold, meneruskan tema emosional yang mendalam, menyajikan kisah tentang perjalanan batin yang bergejolak. Melalui tujuh lagu yang tersusun rapi, Beihold berhasil menyampaikan perasaan sakit hati, kelelahan mental, dan kerentanan dengan cara yang puitis dan menyentuh.
1. Goo
Lagu pembuka ini mengungkapkan ketidakberdayaan seseorang yang terjebak dalam hubungan sepihak. Meskipun sering berupaya membantu mantannya, ia merasa diabaikan dan kurang dihargai. 'Goo' memberikan gambaran menyakitkan tentang keinginan untuk mengakhiri siklus hubungan yang menyakitkan ini.
2. Numb Little Bug
Lanjut ke lagu kedua, 'Numb Little Bug' mencerminkan perjuangan seseorang dengan kelelahan mental dan emosional. Menyoroti tekanan hidup dan kehilangan hubungan, liriknya mencerminkan usaha untuk bertahan dan menemukan kebahagiaan di tengah ketidakpastian serta keterasingan yang dialami.
3. Porcelain
'Porcelain' menggarisbawahi kerentanan emosional. Meskipun tampak kuat, individu ini berjuang dengan konflik batin antara cinta dan kebencian terhadap diri sendiri. Pesan utama lagu ini adalah perlunya kehati-hatian saat berinteraksi dengan orang yang rapuh, menciptakan nuansa yang dalam dan penuh makna.
4. Egg in the Backseat
Judul album ini, 'Egg in the Backseat', menjadi inti dari konflik emosional yang menggambarkan seseorang terjebak dalam hubungan buruk namun menarik. Meskipun menyadari risiko dan akibat negatif, perasaan mendalam membuatnya sulit untuk melepaskan, menciptakan ketegangan antara akal dan hati.
5. Too Precious
Dari segi kepribadian, 'Too Precious' menyoroti kerinduan seseorang untuk tetap setia pada diri sendiri. Meski dikelilingi oleh ekspektasi orang lain untuk bersenang-senang, ia memilih untuk menjalani hidup yang tenang, menekankan betapa pentingnya menolak perilaku berisiko yang bertentangan dengan jati diri.
6. 12345
Lagu '12345' menampilkan perjalanan seseorang yang bergulat dengan depresi dan kesepian. Mengandung lirik reflektif, lagu ini menggambarkan pencarian makna di tengah malam yang penuh ketegangan dan ketidaknyamanan, menggambarkan perjuangan dan kekuatan untuk tetap ada.
7. Spiderman
Menutup album, 'Spiderman' membahas keraguan dan ketakutan dalam menjalin hubungan cinta. Dengan menciptakan fantasi tentang kebersamaan, individu ini merasa lebih aman dalam mimpinya daripada menghadapi kenyataan, melambangkan harapan yang sering kali hanya ilusi.
Kesimpulan: Secara keseluruhan, 'Egg in the Backseat' adalah manifesto emosional dari Em Beihold yang secara cerdas menggabungkan melodi yang menawan dengan lirik puitis. Album ini secara mendalam mengeksplorasi tema cinta, kehilangan, dan pertempuran batin, menjadikannya karya yang tidak hanya layak didengar, tetapi juga menggugah kesadaran tentang kerentanan manusia.











































